Martabak HAR, adalah salah satu makanan khas Palembang, dibuat dari tepung gandum, di isi telur ayam atau bebek, di hidangkan dengan kuah kari kentang beserta saus cuka yg dibuat dari rajangan cabe rawit dan kecap asin.
Kenapa namanya HAR? HAR itu kepanjangan dari Haji Abdul Rozak pendatang berdarah india arab, orang yg pertama kali memperkenalkan makanan ini ke bumi Sriwijaya. Pada awalnya, beliau menjual permadani atau karpet, beliau merupakan seorang pedagang yg sangat jujur dan taat beragama. Karna merasa dengan menjual karpet untung yang diperoleh terlalu banyak (menurut beliau selisihnya terlalu banyak) membuat beliau akhirnya memutuskan untuk berhenti berjualan karpet / permadani.
Hal inilah yang akhirnya membuat beliau memutuskan membuka usaha berjualan martabak telur, yg pada prosesnya orang lebih mengenal dengan sebutan Martabak HAR.
Jadi kalo ke Palembang jangan lupa mencoba martabak ini, di Palembang sekarang sudah banyak orang yg berjualan martabak HAR, malah menurut saya ada yg lebih enak dari martabak HAR aslinya. Letaknya di jln Srijaya Negara dekat SMU 10 tepatnya di seberang mini mart Ridho.
Bagi kalian yg juga rindu akan kelezatan martabak ini, tp berdomisili di daerah Jakarta. Jangan khawatir, karna ada satu kios yg menjual semua jenis makanan khas Palembang termasuk martabak HAR, lokasinya di belakang ITC roxy mas. Saya lupa nama jalannya, tp kalo kita dari lampu merah Taman Anggrek ambil jalan ke arah harmoni (tomang), begitu melewati jembatan langsung belok ke kiri, terus aja ga begitu jauh dari perempatan tadi kiosnya disebelah kanan dengan nama martabak HAR!!
Posted with WordPress for BlackBerry.
537 views